Selasa, 25 Agustus 2026

Polisi Tindak Tegas Terukur Pelaku DPO Narkoba Penyalahgunaan Senjata Api di Lampung Utara

Ungkap Fakta News
LAMPUNG UTARA - Baku tembak antara polisi dan seorang pria diduga menyalahgunakan senjata api terjadi di Muara Jaya, Kelurahan Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 02.45 WIB.

Dalam kejadian tersebut, seorang pria berinisial PHP (30) tewas setelah terlibat baku tembak dengan petugas. 

Sementara itu, tiga anggota polisi mengalami luka. Salah satunya, anggota berinisial BA, mengalami luka tembak di bagian perut dan harus dirujuk ke Rumah Sakit Urip Sumoharjo, Bandar Lampung. Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun membenarkan kejadian tersebut.

"Benar, terjadi penindakan terhadap pelaku penyalahgunaan senjata api di wilayah Lampung Utara. Dalam proses penindakan tersebut terjadi perlawanan menggunakan senjata api sehingga anggota melakukan tindakan tegas dan terukur," kata Yuni.

Berawal dari Informasi Masyarakat

Berdasarkan laporan kepolisian, pengungkapan kasus bermula dari informasi masyarakat mengenai dugaan penyalahgunaan senjata api.

Petugas kemudian melakukan penyisiran di kawasan Muara Jaya. Saat berada di lokasi, polisi mendapati adanya kegiatan hiburan musik.

Ketika petugas hendak melakukan pengamanan, PHP disebut melakukan perlawanan dengan menembakkan senjata api ke arah personel.

Petugas kemudian melakukan tindakan dan terjadi baku tembak.

Dalam kejadian tersebut, PHP mengalami luka dan meninggal dunia. Jenazahnya kemudian dibawa ke Rumah Sakit Maria Regina Kotabumi.

Sementara anggota polisi yang terluka dibawa ke Rumah Sakit Handayani Kotabumi untuk mendapatkan perawatan.

Tiga personel yang mengalami luka masing-masing berinisial AA, yang mengalami luka tembak pada kaki kanan, AAC, yang mengalami luka gores di bagian pelipis, serta BA, yang mengalami luka tembak di bagian perut.

"Untuk anggota yang terluka saat ini sudah mendapatkan penanganan medis. Salah satu anggota yang mengalami luka tembak di bagian perut dirujuk ke Rumah Sakit Urip Sumoharjo Bandar Lampung," ujar Yuni.

Polisi Amankan Revolver Rakitan

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu pucuk senjata api jenis revolver rakitan berwarna chrome dengan gagang cokelat, dua butir amunisi kaliber 9 milimeter, serta tiga selongsong peluru.

Polisi menyebut PHP merupakan daftar pencarian orang (DPO) Satresnarkoba Polres Lampung Utara.

PHP juga diduga terkait dengan jaringan peredaran senjata api ilegal di wilayah Lampung Utara.

Yuni mengatakan, penyidik masih mendalami keterkaitan PHP dengan jaringan lainnya.

"Pengembangan masih dilakukan. Kami akan mendalami asal-usul senjata api tersebut, termasuk kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat," katanya.

Kasus tersebut kini masih dalam proses penyelidikan dan pengembangan oleh kepolisian.

Adapun keluarga PHP disebut menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah.(Mimi)

Senin, 24 Agustus 2026

Semarak HUT RI ke-81, Hendrik Firnanda Pangaribuan Buka Turnamen Domino Jilid II


Ungkapfaktanews.id
Bengkalis,  — Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bengkalis, Hendrik Firnanda Pangaribuan, secara resmi membuka Turnamen Domino Jilid II yang dipusatkan di Rumah Dinas Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bengkalis, Sabtu malam (22/08/2026)

Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan penuh keakraban. Turnamen domino ini menjadi salah satu kegiatan hiburan masyarakat dalam menyemarakkan momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81, sekaligus menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Dalam sambutannya, Hendrik Firnanda Pangaribuan menyampaikan bahwa peringatan HUT RI bukan hanya menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81 dengan penuh kebersamaan. Yang paling penting bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana kita bisa bersilaturahmi, berkumpul dan menjaga persaudaraan,” ujar Hendrik.

Menurutnya, turnamen domino yang digelar untuk kedua kalinya tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa kegiatan sederhana yang dikemas dalam suasana kekeluargaan mampu menjadi sarana mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

Hendrik juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung. Ia berharap turnamen dapat berjalan dengan lancar, aman dan tertib hingga babak final

“Selamat bertanding kepada seluruh peserta. Junjung sportivitas, tetap jaga kekompakan dan nikmati pertandingan ini sebagai bagian dari semangat kita dalam memeriahkan HUT RI ke-81,” katanya.

Ia menambahkan, semangat kemerdekaan harus terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kebersamaan, gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Turnamen Domino Jilid II tersebut kemudian dilanjutkan dengan pertandingan yang diikuti para peserta dengan penuh antusias. Suasana semakin semarak dengan dukungan dan sorakan para peserta maupun masyarakat yang hadir.

Melalui kegiatan tersebut, Hendrik berharap semangat kemerdekaan dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat, sekaligus menjadikan momentum HUT RI ke-81 sebagai kesempatan untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan di Kabupaten Bengkalis.(Auzar)

Adu Strategi, Jaga Silaturahmi! Ketua DPRD Bengkalis Buka Turnamen Domino HUT RI ke-81


Ungkapfaktanews.id
Mandau,  – Ketua DPRD Bengkalis Septian Nugraha, S.E., M.IP secara resmi membuka Turnamen Domino Desa Tambusai Batang Dui, Kecamatan Bathin Solapan, dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Selasa malam (18/8/2026).

Septian Nugraha mengapresiasi Pemerintah Desa Tambusai Batang Dui, panitia, pemuda dan seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, turnamen domino bukan sekadar ajang pertandingan, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi, persaudaraan dan kebersamaan masyarakat.

Ia berharap kegiatan positif tersebut dapat terus dikembangkan menjadi agenda rutin masyarakat. Septian juga menyampaikan bahwa olahraga domino telah mendapat pengakuan secara nasional sehingga dapat menjadi salah satu wadah untuk menjaring dan mengembangkan potensi atlet daerah.

“Mari kita bermain dengan cerdas dan sportif serta tetap menjaga persaudaraan. Menang dan kalah merupakan bagian dari pertandingan, tetapi silaturahmi dan kebersamaan harus tetap terjaga,” ujar Septian.

Turut hadir Wakil Ketua I DPRD Bengkalis M. Arsya Fadillah, S.IP, serta anggota DPRD Rahmad, S.Ikom dan Syafroni Untung, SH., MH, anggota DPRD Bengkalis pada masanya Hendri, S.Ag., M.Si, Camat Bathin Solapan M. Rusdy, Camat Pinggir Zamariko, perwakilan Camat Mandau Beni, Pj. Kepala Desa Tambusai Batang Dui Desi Susanti, SH, perwakilan Polsek Mandau dan Koramil 03 Mandau, tokoh masyarakat Hikman Sultan dan Eudin, S.Ag., M.Si., serta perangkat desa, BPD, ketua RT/RW, tokoh pemuda dan seluruh peserta turnamen.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi hiburan dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan persaudaraan masyarakat Desa Tambusai Batang Dui.(Auzar)

Hadiri Penurunan Bendera Merah Putih, Anggota DPRD Ajak Masyarakat Rawat Kerukunan






Ungkapfaktanews.id
Bengkalis,  – Setelah berkibar dalam pelaksanaan upacara detik-detik Proklamasi pada pagi hari, Bendera Merah Putih kembali mendapat penghormatan melalui upacara penurunan bendera pada Senin sore (17/8/2026) di Lapangan Tugu Bengkalis.

Pada upacara yang dipimpin Wakil Bupati Bengkalis, Dr. H. Bagus Santoso sebagai inspektur upacara bendera tersebut, tampak hadir anggota DPRD Dapil I, Bobi Kurniawan, S.Sos., M.Si.

Hadir juga kegiatan tersebut Dandim 0303/Bengkalis Letkol Inf Haris Nur Priatno, Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis Dr. Dodi Wiraatmaja, Ketua Pengadilan Negeri Bengkalis Leny Lasminar, Ketua Pengadilan Agama Bengkalis Rahmatullah Ramadan, Danposal Pos Bengkalis Lettu Laut (PM) Irwan Nirwan Hastya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bengkalis Agnes Pramudya, Kepala Bea dan Cukai Bengkalis yang diwakili Kepala Subbagian Umum Ariel Seno Nugroho, Sekretaris Daerah dr. Ersan Saputra TH, Sekretaris DPRD Rafiardhi Ikhsan, S.STP., M.Si, pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, pimpinan instansi vertikal, serta berbagai elemen masyarakat.

Sebelum prosesi penurunan bendera, masyarakat dan peserta upacara disuguhkan sejumlah atraksi dan pertunjukan, di antaranya penampilan Tuah Drum Band SMP Negeri 6 Bengkalis, barongsai, tari kreasi, serta Andam Dewi Marching Band (ADMB) Bengkalis.

Prosesi penurunan Bendera Merah Putih yang dilaksanakan oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bengkalis berlangsung khidmat. Kegiatan tersebut menjadi bagian penutup rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia dan disaksikan antusias oleh ribuan masyarakat.

Anggota DPRD, Bobi Kurniawan, mengajak masyarakat agar semangat kebersamaan yang tumbuh selama perayaan HUT Kemerdekaan RI terus dipelihara dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Marilah kita bersama-sama merawat kerukunan dan persaudaraan antarsesama tanpa memandang perbedaan. Mari kita isi kemerdekaan melalui kerja nyata, kontribusi positif, serta pengabdian terbaik bagi pembangunan daerah dan bangsa,” ujar Bobi.

Menurutnya, semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui kepedulian, kebersamaan, dan kontribusi setiap elemen masyarakat dalam membangun daerah.

Pelaksanaan upacara penurunan bendera berlangsung sukses dan khidmat. Ratusan peserta mengikuti rangkaian upacara, sementara ribuan masyarakat turut menyaksikan dengan antusias sejak sebelum prosesi dimulai.(Auzar)

Paripurna Hari Jadi ke-514 Bengkalis, DPRD Teguhkan Semangat Membangun Negeri Junjungan


Ungkapfaktanews.id
Bengkalis,  – Momentum peringatan Hari Jadi ke-514 Bengkalis menjadi pengingat akan panjangnya perjalanan sejarah, perjuangan para pendahulu, serta semangat kebersamaan dalam membangun Negeri Junjungan.

Untuk memaknai hari bersejarah tersebut, DPRD Kabupaten Bengkalis menggelar Rapat Paripurna Istimewa di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bengkalis, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan paripurna tersebut diawali dengan prosesi arak-arakan adat menuju Gedung DPRD Kabupaten Bengkalis sebagai simbol penghormatan terhadap nilai-nilai adat dan budaya Melayu yang menjadi jati diri daerah.

Rapat Paripurna dibuka oleh Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nugraha, S.E., M.IP., didampingi Wakil Ketua I M. Arsya Fadillah, S.IP., Wakil Ketua II Hendrik Firnanda Pangaribuan, Wakil Ketua III H. Misno, Bupati Kasmarni, S.Sos., M.MP., dan Wakil Bupati Dr. H. Bagus Santoso.

Turut hadir mewakili Gubernur Riau, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Riau H. Zulkifli Syukur, M.A., M.Si., Bupati Bengkalis ke-14 H. Amril Mukminin, S.E., M.M., anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta para tamu undangan.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Septian Nugraha mengatakan bahwa prosesi peringatan Hari Jadi Bengkalis merupakan wujud ikhtiar untuk menunjukkan bahwa generasi saat ini tetap memiliki rasa hormat yang tinggi kepada para pendahulu yang telah meletakkan dasar pembangunan negeri.

"Melalui peringatan ini, kita ingin menyampaikan bahwa kita semua memuliakan perjuangan mereka dan menghormatinya dengan penuh ketakziman," ujar Septian.

Ia menambahkan, Hari Jadi Bengkalis juga menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan pembangunan yang telah dilalui, mengevaluasi berbagai capaian yang telah diraih, serta menyusun langkah-langkah strategis guna mewujudkan pembangunan yang lebih baik di masa mendatang.

"Kita semua bersyukur kepada Allah SWT yang telah menganugerahi negeri ini dengan segala sumber daya. Semoga seluruh potensi yang dimiliki dapat dimanfaatkan secara maksimal demi kesejahteraan masyarakat. Insya Allah, cita-cita menjadikan Bengkalis sebagai negeri yang terbilang dan unggul akan dapat kita wujudkan bersama," ungkapnya.

Dalam sambutannya, Bupati Bengkalis Kasmarni menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kabupaten Bengkalis yang telah menginisiasi Sidang Paripurna Istimewa sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah panjang perjalanan Kabupaten Bengkalis. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Riau, Forkopimda, para kepala daerah, tokoh adat, tokoh agama, akademisi, dunia usaha, insan pers, serta seluruh masyarakat yang terus bersinergi mendukung pembangunan daerah.

"Pada usia 514 tahun, Bengkalis bukan sekadar mencatat perjalanan waktu, melainkan mewarisi jejak panjang peradaban Melayu yang dibangun melalui perjuangan para pendahulu. Sejarah perjuangan Laksamana Hang Nadim dan para pejuang Bengkalis menjadi pengingat bahwa negeri ini lahir dari keberanian, persatuan, dan semangat mempertahankan marwah. Karena itu, peringatan Hari Jadi Bengkalis harus menjadi momentum memperkuat identitas, memperteguh komitmen, serta menatap masa depan dengan semangat kebersamaan," ungkap Bupati.

Pada penghujung acara, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Riau H. Zulkifli Syukur menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi Bengkalis ke-514. Ia berharap peringatan tersebut semakin mempererat persatuan, memperkuat kolaborasi, dan mengoptimalkan sinergi pembangunan antara Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

"Pemerintah Provinsi Riau akan terus berjalan bersama Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Insya Allah, melalui sinergi yang semakin kuat, berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Bengkalis akan menjadi kekuatan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat. Tantangan sebesar apa pun akan dapat kita hadapi apabila pemerintah dan masyarakat berjalan dengan satu tujuan yang sama," tuturnya.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan ramah tamah dan foto bersama, kemudian dilanjutkan dengan acara makan beradat di Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis.(Auzar)

Minggu, 23 Agustus 2026

DPP BARAK Desak Inspektorat Audit Menyeluruh Anggaran Dana Bos SMPN 2 Krui T.A 2024-2025

Ungkap Fakta News
Pesisir Barat

Wildan Selaku ketua Dewan Pimpinan Pusat Barisan Advokasi Rakyat ( DPP BARAK ) menyampaikan kepada Awak Media Senin ( 24/08/2026 )

Beberapa waktu lalu Lembaga Swadaya Masyarakat Barisan Advokasi Rakyat ( LSM BARAK ) melayangkan laporan kepada Inspektorat kabupaten Pesisir Barat terkait dugaan penyelewengan anggaran Dana Bos yang di kelola oleh Sekolah Menegah Pertama ( SMP Negeri 2 Krui ) Kabupaten Pesisir Barat.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kerusakan terlihat pada bagian teras ruang kelas, sementara sebagian lainnya menggantung dalam kondisi rapuh. Situasi tersebut memunculkan kekhawatiran dari masyarakat terkait kelayakan fasilitas pendidikan di sekolah tersebut.

Sorotan semakin menguat setelah diketahui bahwa sekolah tersebut pada tahun 2024-2025 telah mengalokasikan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah dalam dua tahap.

Pada Tahap I Tahun 2024  sekolah tercatat menggunakan anggaran sebesar Rp.217.387.000 untuk pemeliharaan sarana dan prasarana. Sementara pada Tahap II, anggaran menjadi Rp.170.543.000 untuk kegiatan serupa. 

Kemudian kami pun menyoroti alokasi anggaran tahun 2025 tahap 1 dan tahap 2 untuk kegiatan Pemeliharaan Sarana Prasarana Sekolah. Tahap 1 Sekolah Menengah Pertama (SMP) 2 Krui kabupaten Pesisir Barat mengalokasikan dana Bos sebesar Rp.220.517.000 dan tahap 2 Rp.148.871.000

Dengan total penggunaan anggaran pemeliharaan yang cukup besar tersebut.masyarakat mempertanyakan efektivitas penggunaan dana tersebut, mengingat kondisi fisik bangunan sekolah dan Alokasi anggaran dana BOS sangat tidak sesuai.

Masyarakat berharap adanya transparansi penggunaan anggaran sekolah serta langkah cepat Inspektorat kabupaten Pesisir Barat memanggil dan memeriksa pihak Seolah Menengah Pertama SMP 2 Krui kabupaten Pesisir 

Selain kegiatan pemeliharaan sarana Prasarana Sekolah kami juga menduga anggaran lainnya masih banyak yang di selewengkan sehingga kami sebagai Elemen Masyarakat akan terus mengawal realisasi dana Bos yang di kelola oleh Pihak Sekolah Menengah Pertama ( SMP 2 Krui )

Festival Sastra Melayu Riau 2026 Ditutup, Lestarikan Budaya Terus Digelorakan





Ungkapfaktanews.id
Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus menunjukkan komitmennya dalam melestarikan sastra dan budaya Melayu sebagai bagian penting dari jati diri masyarakat sekaligus kekayaan budaya daerah.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Bengkalis Kasmarni melalui Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkalis, H. Hambali, saat menghadiri penutupan Festival Sastra Melayu Riau 2026, di Panggung Balai Suku, Desa Teluk Pambang, Sabtu 22 Agustus 2026 malam.

Mengusung tema “Hikayat Sastra Pesisir”, festival yang diselenggarakan Suku Seni Riau tersebut menjadi ruang penting untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap khazanah sastra dan budaya Melayu, terutama di kalangan generasi muda.

Festival Sastra Melayu Riau tahun ini merupakan penyelenggaraan keempat sejak pertama kali digelar pada 2023. Konsistensi tersebut dinilai menjadi bukti bahwa ruang apresiasi dan kreativitas bagi seniman, sastrawan, budayawan serta masyarakat terus tumbuh dan mendapat tempat di tengah kehidupan masyarakat.

Dalam sambutannya, H. Hambali atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkalis menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia penyelenggara, para seniman, sastrawan, budayawan, peserta serta seluruh masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya festival tersebut.

Menurutnya, sastra bukan sekadar warisan masa lalu, tetapi memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, memperkuat identitas daerah serta menyampaikan nilai-nilai kehidupan kepada generasi penerus.

“Budaya Melayu jangan sampai hanya menjadi kenangan masa lalu. Kita harus terus menjaga, mengembangkan dan mewariskannya kepada generasi muda, sehingga tetap hidup dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bengkalis berkomitmen memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan yang mampu menghidupkan, mengembangkan dan memperkuat tradisi, sastra serta seni budaya Melayu.

Upaya tersebut, lanjutnya, sejalan dengan arah pembangunan daerah yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memberikan perhatian terhadap penguatan karakter, nilai-nilai budaya dan identitas masyarakat.

Karena itu, Hambali berharap Festival Sastra Melayu Riau dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan cakupan kegiatan yang semakin luas. Festival tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ruang apresiasi bagi seniman, sastrawan dan budayawan, tetapi juga menjadi sarana edukasi serta wadah menumbuhkan kreativitas generasi muda.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap lahir generasi yang tidak hanya maju secara intelektual, tetapi juga memahami akar budaya dan memiliki kebanggaan terhadap identitas Melayu,” harapnya.

Lebih lanjut, Hambali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat menjaga dan mengembangkan sastra serta budaya Melayu. Dengan demikian, warisan budaya yang menjadi bagian dari jati diri daerah tidak hanya terpelihara, tetapi juga mampu berkembang mengikuti zaman tanpa kehilangan nilai-nilai luhurnya.

“Pemerintah Kabupaten Bengkalis akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai upaya yang bertujuan menjaga eksistensi budaya Melayu, sehingga nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya tetap menjadi pedoman dalam kehidupan masyarakat,” tutupnya.(Auzar)

Bupati Bengkalis Rangkul Para Pejuang, Veteran hingga Paskibraka: Merawat Semangat Perjuangan untuk Generasi Penerus



Ungkapfaktanews.id
ENGKALIS – Bupati Bengkalis mengingatkan akan pentingnya menjaga nilai-nilai perjuangan dan semangat kebangsaan melalui silaturahmi dan ramah tamah bersama para veteran.

Hal itu disampaikan langsung Bupati Bengkalis Hj Kasmarni pada acara malam ramah tamah Pemkab Bengkalis bersama Veteran, pejuang Angkatan ’45, Pepabri, Warakawuri, Weredatama, dan Paskibraka Kabupaten Bengkalis, Senin, 17 Agustus 2026 di Balai Kerapatan Wisma Sri Mahkota.

Bupati Bengkalis Hj Kasmarni menyampaikan penghormatan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para veteran dan pejuang Angkatan ’45 yang dinilai telah menjadi bagian penting dalam sejarah perjuangan bangsa.

“Para veteran dan pejuang Angkatan ’45 adalah bagian dari generasi yang telah mengukir sejarah perjuangan bangsa. Kemerdekaan yang kita rasakan hari ini merupakan buah dari keberanian, pengorbanan, persatuan dan keteguhan hati mereka,” ujar Bupati Kasmarni.

Penghargaan serupa juga disampaikan kepada keluarga besar Pepabri, Warakawuri dan Weredatama. Menurutnya, perjalanan panjang pengabdian yang telah diberikan merupakan teladan berharga bagi generasi penerus.

“Semangat disiplin, loyalitas, tanggung jawab dan kecintaan kepada tanah air harus terus diwariskan kepada generasi penerus,” tegasnya.

Kepada para teladan Paskibraka Kabupaten Bengkalis, Bupati berpesan agar keberhasilan menjalankan tugas sebagai pasukan pengibar bendera pusaka tidak menjadi akhir dari perjuangan, melainkan menjadi awal perjalanan untuk membentuk generasi yang disiplin, berkarakter, berprestasi dan memiliki jiwa kepemimpinan.

Bupati mengajak generasi muda untuk belajar dari para pejuang yang dahulu mengorbankan tenaga, pikiran bahkan jiwa demi merebut kemerdekaan.

Jika perjuangan masa lalu adalah merebut kemerdekaan, lanjutnya, maka perjuangan generasi saat ini adalah menjaga, mengisi dan melanjutkan kemerdekaan melalui karya terbaik.

“Hari ini perjuangan kita adalah melawan kemiskinan, kebodohan, ketertinggalan, serta membangun masyarakat yang maju, mandiri dan sejahtera,” katanya.

Karena itu, generasi muda Kabupaten Bengkalis diminta berani bermimpi, bekerja keras dan mengambil peran dalam menciptakan perubahan.

“Jangan hanya menjadi penonton perubahan. Akan tetapi jadilah generasi yang menciptakan perubahan,” pesannya.

Lebih lanjut disampaikan, pembangunan daerah tidak mungkin dilakukan oleh pemerintah seorang diri. Diperlukan sinergi dari seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Para sesepuh menurut Bupati, memiliki peran penting dalam memberikan pengalaman dan keteladanan. Sementara generasi muda memiliki energi, kreativitas dan inovasi yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan masa depan.

“Berbeda generasi, tetapi satu tujuan; berbeda pengalaman, tetapi satu perjuangan; berbeda peran, tetapi satu cita-cita, mewujudkan Kabupaten Bengkalis yang Bermarwah, Maju, dan Sejahtera, serta Unggul di Indonesia,” ujarnya.(Auzar)

Perkuat Semangat Jajaran Gerakan Pramuka, Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni Pimpin Upacara Hari Pramuka ke-65


Ungkapfaktanews.id
ENGKALIS — Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni memimpin upacara peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, yang dilaksanakan dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Selasa 18 Agustus 2026, di Lapangan Tugu Bengkalis.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni membacakan amanat Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka pada peringatan Hari Pramuka ke-65.

Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa peringatan Hari Pramuka menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali semangat dan komitmen Gerakan Pramuka dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, tangguh, mandiri, disiplin serta memiliki kepedulian terhadap bangsa dan sesama.

Ketua Kwarnas juga mengajak seluruh anggota Gerakan Pramuka untuk terus meningkatkan peran dan kontribusi dalam menjawab berbagai tantangan zaman. Pramuka diharapkan tidak hanya menjadi wadah pendidikan nonformal bagi generasi muda, tetapi juga mampu menjadi kekuatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Gerakan Pramuka harus terus hadir dan mengambil peran dalam membentuk generasi muda yang berakhlak, berkarakter, memiliki kecakapan hidup serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman,” demikian salah satu pesan yang disampaikan dalam amanat tersebut.

Lebih lanjut, amanat Ketua Kwarnas menekankan pentingnya memperkuat persatuan dan kesatuan, menanamkan semangat gotong royong, serta membangun kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkalis senantiasa mendukung keberadaan dan berbagai program Gerakan Pramuka sebagai bagian penting dalam pembinaan generasi muda.

Menurutnya, nilai-nilai yang diajarkan dalam kepramukaan sangat relevan dalam membangun generasi penerus yang memiliki karakter kuat, bertanggung jawab dan mampu menjadi pemimpin di masa depan.

“Pramuka bukan hanya tentang kegiatan, tetapi bagaimana kita menanamkan nilai disiplin, kemandirian, kepedulian, gotong royong dan cinta tanah air kepada generasi muda,” ujar Bupati.

Ia berharap momentum Hari Pramuka ke-65 dapat semakin memperkuat semangat seluruh jajaran Gerakan Pramuka di Kabupaten Bengkalis untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi positif bagi daerah.

“Teruslah berkarya, berbakti dan mengabdi. Jadikan Gerakan Pramuka sebagai wadah untuk membentuk generasi muda Kabupaten Bengkalis yang unggul, berkarakter dan siap menghadapi tantangan masa depan,” harapnya.

Upacara tersebut turut diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bengkalis, pengurus dan anggota Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bengkalis, serta para peserta upacara lainnya. Kegiatan berlangsung tertib, khidmat dan penuh semangat kepramukaan.#Auzar

Komitmen Majukan Ekonomi Kerakyatan, Bupati Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi Nayaka Mahambara 2026





Ungkapfaktanews.id
AKARTA — Bupati Bengkalis, Hj. Kasmarni, menerima penghargaan Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dalam ajang Koperasi Awards 2026 yang diinisiasi oleh Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Kamis, 20 Agustus 2026.

Penghargaan tersebut menjadi semakin istimewa karena Bupati Kasmarni tercatat sebagai satu-satunya Bupati di Provinsi Riau yang menerima penghargaan tersebut pada Koperasi Awards 2026.

Penghargaan Bakti Koperasi Nayaka Mahambara diberikan sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan kepada pejabat Negara, pejabat Pemerintah Pusat dan Daerah, tokoh gerakan koperasi, serta tokoh masyarakat yang telah memberikan kontribusi, pengabdian, dan peran aktif dalam pembinaan, pengembangan, serta penguatan koperasi sebagai gerakan ekonomi kerakyatan.

Bupati Kasmarni dinilai telah menunjukkan komitmen dan dedikasi tinggi dalam mendukung kemajuan perkoperasian sebagai salah satu pilar penguatan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Bengkalis.

Komitmen tersebut diwujudkan Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui berbagai program pembinaan, pengawasan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta peningkatan kualitas manajemen koperasi.

Dukungan tersebut juga diwujudkan melalui pembentukan koperasi, fasilitasi pendidikan dan pelatihan perkoperasian, pendampingan kelembagaan, serta penguatan tata kelola koperasi yang akuntabel.

Dalam sambutannya pada Koperasi Awards 2026, Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono menegaskan bahwa koperasi harus hadir dekat dengan masyarakat dan menjadi wadah untuk mengonsolidasikan potensi ekonomi masyarakat.

Hal tersebut sejalan dengan pengembangan Koperasi Desa Merah Putih yang menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat Desa.

“Keberhasilan koperasi bukan diukur dari seberapa besar koperasi itu, tetapi dari seberapa besar manfaat yang diberikan kepada masyarakat,” ujar Menteri Koperasi.

Ia menegaskan, pengembangan koperasi harus terus dilanjutkan melalui kerja nyata dan modernisasi koperasi di Indonesia. Koperasi tidak hanya harus tumbuh secara kelembagaan, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Kasmarni menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk terus memperkuat koperasi sebagai salah satu pilar ekonomi kerakyatan.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pembinaan, pendampingan dan penguatan kelembagaan koperasi agar semakin profesional, mandiri dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar Kasmarni.

Menurutnya, koperasi memiliki posisi strategis dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Karena itu, penguatan koperasi tidak hanya dilakukan dari sisi kelembagaan, tetapi juga melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, tata kelola, inovasi, serta pemanfaatan teknologi.

Bupati Kasmarni berharap seluruh gerakan koperasi di Kabupaten Bengkalis dapat terus berkembang, beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta mampu menghadirkan berbagai inovasi yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Penghargaan Bakti Koperasi Nayaka Mahambara yang diterima Bupati Kasmarni menjadi bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam membangun koperasi sebagai kekuatan ekonomi masyarakat.

Prestasi tersebut sekaligus menjadi dorongan untuk melanjutkan kerja nyata dalam mewujudkan koperasi yang sehat, mandiri, modern, dan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bengkalis.#Auzar

Bupati Kasmarni Hadiri Rakornas Forkopimda di Batam, Perkuat Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah se-Sumatera


Ungkapfaktanews.id
BATAM — Bupati Bengkalis, Hj. Kasmarni, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama jajaran Pemerintah Pusat serta Gubernur, Bupati dan Wali Kota se-Sumatera, yang dilaksanakan di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Rakornas tersebut dihadiri langsung Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, Menteri Dalam Negeri RI Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Dr. H. Bima Arya Sugiarto, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari, Direktur Utama Kompas TV Rosianna M. Silalahi, serta para Gubernur, Bupati dan Wali Kota dan Sekda se-Sumatera.

Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam menghadapi berbagai dinamika Pemerintahan, menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, serta memastikan kebijakan Nasional dapat berjalan secara efektif hingga ke Daerah.

Selain Rakornas Forkopimda, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Batch 2 Regional Sumatera. Rangkaian kegiatan ini menjadi momentum untuk memberikan apresiasi terhadap berbagai capaian dan kinerja Pemerintah Daerah dalam penyelenggaraan Pemerintahan, pelayanan publik, pembangunan dan inovasi Daerah.

Bupati Kasmarni menyampaikan, forum Rakornas menjadi ruang penting bagi Kepala Daerah untuk memperoleh arahan langsung dari Pemerintah Pusat sekaligus memperkuat komunikasi dan koordinasi antar Pemerintah Daerah.

Menurutnya, sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota dan Forkopimda sangat diperlukan untuk memastikan berbagai kebijakan dan program prioritas Pemerintah dapat diimplementasikan dengan baik serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Rakornas ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi dan langkah antara Pemerintah Pusat dan Daerah. Berbagai arahan yang disampaikan tentunya menjadi perhatian kita untuk kemudian ditindaklanjuti sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Bengkalis,” ujar Kasmarni.

Ia menambahkan, tantangan pembangunan saat ini membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Pemerintah Daerah tidak dapat bekerja sendiri, sehingga diperlukan keterpaduan langkah antara seluruh unsur Pemerintahan, aparat keamanan, dunia usaha dan masyarakat.

“Kolaborasi menjadi kunci. Kita harus memastikan setiap kebijakan yang dijalankan dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat, sekaligus menjaga Kabupaten Bengkalis tetap aman, kondusif dan terus berkembang,” tambahnya.

Sementara itu, rangkaian Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Batch 2 Regional Sumatera juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Apresiasi yang diberikan menjadi motivasi bagi Pemerintah Daerah untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat inovasi serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

Bagi Pemerintah Kabupaten Bengkalis, apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Daerah bukan sekadar penghargaan, tetapi menjadi penyemangat untuk terus melakukan pembenahan dan meningkatkan kualitas pembangunan.

“Setiap apresiasi tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja dan memberikan yang terbaik. Namun yang paling utama adalah bagaimana setiap program dan capaian Pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkap Bupati Kasmarni.

Kasmarni menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bengkalis akan terus berkomitmen mendukung berbagai kebijakan Pemerintah Pusat serta memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Riau, Forkopimda dan seluruh pemangku kepentingan.

Ia berharap Rakornas dan rangkaian Malam Apresiasi Pemerintah Daerah tersebut semakin memperkuat semangat kolaborasi antar Daerah di wilayah Sumatera, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan pelayanan publik, menjaga stabilitas Daerah dan mempercepat pembangunan yang berkelanjutan.

“Semangat kita adalah bergerak bersama, bersinergi dan berkolaborasi. Dengan kebersamaan, kita dapat menghadirkan Pemerintahan yang semakin efektif dan pembangunan yang semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkas Kasmarni.

Turut mendampingi Bupati Kasmarni dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Bengkalis dr. Ersan Saputra TH, Ka Bapenda Muhammad Thaib, Ka BPKAD Aready, Ka Diskominfotik Agus Sofyan, Ka Perkimtan Adi Pranoto, Ka Dinkes Ermanto, Ka Disdik Hadi Prasetyo, Direktur RSUD Bengkalis dr. Azahari Effendi, Direktur RSUD Mandau drg. Sylvia Febriani.#Auzar

Bupati Kasmarni Buka Pasar Seni Slaksa 2026, Dorong Tradisi dan Kreativitas Jadi Penggerak Ekonomi Desa



Ungkapfaktanews.id
BANTAN,  — Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni berharap Pasar Seni Slaksa 2026 tidak sekadar menjadi ruang pertemuan dan hiburan, melainkan wadah nyata untuk menjaga tradisi, menumbuhkan kreativitas, sekaligus menggerakkan potensi ekonomi masyarakat desa.

Harapan tersebut disampaikannya melalui Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Johansyah Syafri, saat secara resmi membuka kegiatan Pasar Seni Slaksa 2026 di Lapangan Pasar Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bantan, Sabtu (22/8/2026) malam.

Dalam sambutannya, Johansyah Syafri menyampaikan apresiasi Pemerintah Kabupaten Bengkalis kepada masyarakat Desa Bantan Tengah yang telah menggagas dan konsisten melestarikan Pasar Seni Slaksa hingga kini memasuki tahun ketiga. Konsistensi ini, menurutnya, membuktikan kuatnya semangat kebersamaan dan gotong royong warga dalam mengembangkan potensi desa sendiri.

“Pemerintah Kabupaten Bengkalis memberikan dukungan penuh atas kegiatan ini, karena potensi asli daerah berada di tangan masyarakat. Hari ini Bantan Tengah tidak hanya menghadirkan pasar, tetapi sebuah pesta rakyat yang penuh makna,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, kekayaan daerah tidak hanya terletak pada sumber daya alam, melainkan juga pada keterampilan masyarakat, kearifan lokal yang dijaga turun-temurun, serta semangat kreativitas yang terus tumbuh. Oleh karena itu, Pasar Seni Slaksa diharapkan menjadi wadah yang mendorong sekaligus memperkuat pengembangan pariwisata desa, UMKM, ekonomi kreatif, seni, dan budaya berbasis masyarakat.

“Budaya dan tradisi adalah identitas serta jati diri kita. Namun keberadaannya tidak cukup hanya dijaga, ia perlu dihidupkan dan dikembangkan agar tetap memberi manfaat di tengah perkembangan zaman,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk bersama-sama menjaga warisan budaya, mendukung produk lokal, serta memberi ruang bagi para pelaku UMKM dan pelaku seni agar terus berkarya dan berinovasi.

“Ketika tradisi disemai dan kreativitas tumbuh, kita tidak hanya menjaga budaya, tetapi juga membuka peluang bagi tumbuhnya ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Johan.(Auzar)

147 Mahasiswa STAI Hubbulwathan Duri Diwisuda, Bupati Bengkalis Dorong Lulusan Jadi Generasi Berilmu dan Berakhlak


Ungkapfaktanews.id
DURI,  – Sebanyak 147 mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Hubbulwathan Duri resmi menyandang gelar sarjana dalam prosesi wisuda yang berlangsung di Duri, Sabtu (22/8/2026).

Dari 147 wisudawan dan wisudawati tersebut, sebanyak 95 lulusan Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), 9 lulusan Tadris Bahasa Inggris (TBI), 7 lulusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), serta 36 lulusan Perbankan Syariah (PSY).

Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Setda Kabupaten Bengkalis Syahruddin menyampaikan ucapan selamat dan tahniah kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang hari ini resmi menyandang gelar sarjana. Capaian tersebut diharapkan menjadi bekal untuk terus berkarya, mengabdi, serta memberikan manfaat bagi masyarakat, agama, bangsa dan daerah.

“Wisuda bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan. Sebaliknya, wisuda merupakan awal dari pengabdian yang lebih luas dan tanggung jawab yang lebih besar,” demikian pesan Bupati Bengkalis dalam sambutannya pada kesempatan tersebut.

Para lulusan juga diingatkan agar gelar akademik yang diraih tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi mampu diwujudkan melalui ilmu yang bermanfaat, karya nyata, integritas dalam bekerja, serta kontribusi bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Pemerintah Kabupaten Bengkalis berharap para lulusan STAI Hubbulwathan Duri mampu menjadi generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat dalam iman, kokoh dalam akhlak dan memiliki integritas.

Terlebih di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang berlangsung begitu cepat, generasi muda dituntut mampu beradaptasi tanpa kehilangan jati diri, maju tanpa meninggalkan nilai-nilai agama, serta berprestasi dengan tetap menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab sosial.“Jangan berhenti belajar setelah memperoleh ijazah. Jangan berhenti berkarya setelah mengenakan toga. Dan jangan berhenti mengabdi setelah meraih gelar sarjana,” pesan Bupati.

Ilmu, lanjutnya, harus menjadi cahaya dalam menjalani kehidupan, akhlak menjadi pedoman dalam setiap langkah, dan pengabdian menjadi jalan untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Bengkalis juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai salah satu fondasi utama pembangunan daerah.

Perguruan tinggi, termasuk STAI Hubbulwathan Duri, diharapkan terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, berdaya saing dan siap berkontribusi dalam pembangunan.

“Sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia pendidikan dan seluruh elemen masyarakat harus terus kita perkuat untuk melahirkan generasi yang berilmu, beriman, berkarakter dan berdaya saing,” ungkapnya.

Selain memberikan apresiasi kepada para wisudawan, Bupati Bengkalis juga menyampaikan penghargaan kepada para orang tua dan keluarga yang telah memberikan doa, dukungan serta pengorbanan selama para mahasiswa menempuh pendidikan hingga berhasil meraih gelar sarjana.

Apresiasi turut disampaikan kepada STAI Hubbulwathan Duri yang secara konsisten mengambil peran dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat sekaligus memperkuat pendidikan keislaman di Kabupaten Bengkalis.

Keberhasilan 147 mahasiswa tersebut diharapkan tidak berhenti pada seremoni wisuda, tetapi menjadi awal perjalanan baru untuk mengimplementasikan ilmu di tengah masyarakat.

“Semoga ilmu yang diperoleh menjadi ilmu yang bermanfaat, menjadi jalan meraih kesuksesan, serta membawa keberkahan bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, agama, bangsa dan daerah,” tutupnya.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, selain para wisudawan dan wisudawati, juga hadir Pimpinan dan para Dosen STAI Hubbulwathan, serta orang tua para wisudawan.(Auzar)

Bobi Kurniawan : Perjuangan Veteran Jadi Teladan Bagi Generasi Penerus


Ungkapfaktanews.id
Bengkalis,  – Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis yang diwakili Anggota  Komisi II, Bobi Kurniawan menghadiri malam ramah tamah bersama Veteran, pejuang Angkatan ’45, Pepabri, Warakawuri, Weredatama, dan Paskibraka, Acara ini digelar di Balai Kerapatan Wisma Daerah Kabupaten Bengkalis, Senin (17/08/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Bengkalis Hj Kasmarni menyampaikan penghormatan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para veteran dan pejuang Angkatan ’45 yang dinilai telah menjadi bagian penting dalam sejarah perjuangan bangsa. Bupati Bengkalis mengingatkan akan pentingnya menjaga nilai-nilai perjuangan dan semangat kebangsaan melalui silaturahmi dan ramah tamah bersama para veteran.

Penghargaan serupa juga disampaikan kepada keluarga besar Pepabri, Warakawuri dan Weredatama. Menurutnya, perjalanan panjang pengabdian yang telah diberikan merupakan teladan berharga bagi generasi penerus.

"Para veteran dan pejuang Angkatan ’45 adalah bagian dari generasi yang telah mengukir sejarah perjuangan bangsa. Kemerdekaan yang kita rasakan hari ini merupakan buah dari keberanian, pengorbanan, persatuan dan keteguhan hati mereka, semangat disiplin, loyalitas, tanggung jawab dan kecintaan kepada tanah air harus terus diwariskan kepada generasi penerus," ucapnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Bobi Kurniawan  menyampaikan bahwa malam ramah tamah bersama para veteran, pejuang Angkatan ’45, Pepabri, Warakawuri, Weredatama, serta Paskibraka merupakan momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengenang kembali jasa dan pengorbanan para pejuang dalam memperjuangkan serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Menurutnya, perjuangan para veteran dan pendahulu bangsa menjadi teladan bagi generasi penerus untuk terus menjaga persatuan, mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif, serta memberikan kontribusi terbaik bagi daerah dan bangsa.

“Momentum seperti ini bukan hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga kesempatan bagi kita untuk mendengarkan langsung pengalaman dan perjuangan para senior. Semangat juang, pengabdian, dan keteladanan yang telah diberikan harus terus kita wariskan kepada generasi muda,” ujarnya.

Kemudian Kepada anak-anak Paskibraka, kami berpesan agar menjadikan para veteran sebagai sumber inspirasi. Teruslah belajar, berprestasi, dan berikan yang terbaik untuk Kabupaten Bengkalis, karena generasi muda adalah penerus estafet pembangunan dan perjuangan bangsa.

Melalui malam ramah tamah tersebut, diharapkan semangat kebersamaan, nasionalisme, dan penghormatan terhadap jasa para pahlawan dapat terus tumbuh serta menjadi bagian penting dalam membangun Kabupaten Bengkalis yang lebih maju dan bermartabat.(Auzar)

Ketua DPRD Bengkalis Dorong Pacu Sampan Jadi Penguat Kebersamaan dan Potensi Wisata




Ungkapfaktanews.id
Pinggir,  – Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nugraha, S.E., M.IP, menilai Festival Pacu Sampan Tepi Batang Mandau 2026 bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi wadah untuk menjaga tradisi, mempererat silaturahmi, dan memperkuat kebersamaan masyarakat.

Ia berharap semangat tersebut terus dipertahankan sekaligus dapat mendorong pengembangan potensi wisata dan ekonomi masyarakat Desa Balai Pungut.

Hal tersebut disampaikan Septian saat menghadiri pembukaan Festival Pacu Sampan Tepi Batang Mandau 2026 di Desa Balai Pungut, Kecamatan Pinggir, Rabu (19/08/2026).

“Pacu sampan ini merupakan upaya masyarakat untuk terus menjaga kekompakan dan kebersamaan, sekaligus menjadi ajang mempererat silaturahmi. Kita berharap semangat ini terus tumbuh dan menjadi kekuatan dalam membangun desa serta mengembangkan potensi wisata,” ujar Septian.

Sementara itu, Bupati Bengkalis Kasmarni menyampaikan bahwa Desa Balai Pungut memiliki potensi wisata alam dan sejarah yang perlu dikembangkan dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan. Ia berharap pengembangan desa wisata tersebut mampu mendorong pertumbuhan UMKM dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

Kegiatan turut dihadiri Wakil Ketua I DPRD Bengkalis M. Arsya Fadillah, S.IP., Wakil Ketua II Hendrik Firnanda Pangaribuan, Wakil Ketua III H. Misno, serta anggota DPRD Bengkalis, di antaranya Laurensius Tampubolon, Syafroni Untung, Erwan, Sahat Marganda Tobing, Tantowi Saputra Pangaribuan, Ibra Teguh, Dapot Hutagalung, Surya Riski, Adihan, Sri Marzoli, Hj. Anita, Rumbin Sitio, Hj. Nurhasanah, Jonner L. Tobing, dan Fakhtiar Qadri.

Turut hadir Sekretaris DPRD Kabupaten Bengkalis, Rafiardhi Ikhsan, serta Kunto Purbono mewakili SKK Migas Sumbagut, Corporate Secretary PHR Evianti Rofreida, dan Senior Manager Production SLU Tommy Ikwanto bersama jajaran manajemen Pertamina Hulu Rokan.

Hadir pula jajaran pemerintah kecamatan, Forkopimcam, kepala desa, LAMR, Pokdarwis, tokoh masyarakat, pemuda, serta masyarakat Desa Balai Pungut.(Auzar)

Ketua DPRD Bengkalis Apresiasi Semangat Warga Mandau Meriahkan HUT RI ke-81





Ungkapfaktanews.id
Mandau,  — Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nugraha, SE., M.IP, menghadiri malam pemberian penghargaan kepada para pemenang lomba dan anggota Paskibraka Kecamatan Mandau, Jumat (21/8/2026) malam. Kegiatan tersebut digelar untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Acara turut dihadiri unsur Forkopimcam Mandau dan Bathin Solapan, orang tua anggota Paskibraka, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, pelatih Paskibraka, panitia pelaksana, serta ratusan warga yang hadir memeriahkan kegiatan.

Malam apresiasi tersebut menjadi penutup rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Mandau. Pada kesempatan itu, hadiah diberikan kepada para pemenang sejumlah perlombaan yang sebelumnya dilaksanakan sebagai bagian dari kemeriahan peringatan hari kemerdekaan.

Dalam sambutannya, Septian Nugraha menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil meraih prestasi. Ia menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan tidak semata-mata berkaitan dengan kompetisi atau hadiah, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persatuan, persaudaraan, dan semangat membangun daerah.

Menurutnya, nilai yang paling penting dari kegiatan tersebut adalah pengalaman, kebanggaan, persahabatan, serta kebersamaan yang terbangun di tengah masyarakat. Ia juga mengingatkan bahwa dalam setiap perlombaan terdapat pihak yang menang maupun yang belum berhasil, namun semangat kebersamaan dalam merayakan kemerdekaan merupakan kemenangan bagi seluruh masyarakat.

Septian turut menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Kecamatan Mandau, panitia penyelenggara, kalangan pemuda, para donatur, serta seluruh masyarakat yang telah berkontribusi dalam menyukseskan rangkaian kegiatan HUT RI. Berkat dukungan berbagai pihak, seluruh kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan meriah.

Ia menilai kemajuan Kabupaten Bengkalis membutuhkan sinergi dari seluruh unsur, baik pemerintah, DPRD, dunia usaha maupun masyarakat. Semangat gotong royong dan kebersamaan, menurutnya, perlu terus dipelihara sebagai bagian dari upaya mendorong pembangunan daerah.

“Semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui pembangunan, prestasi, dan persatuan. Kebersamaan serta gotong royong yang terlihat dalam kegiatan ini harus terus dijaga demi mendukung kemajuan Kabupaten Bengkalis,” ujar Septian.

Selain itu, Septian memberikan perhatian khusus kepada anggota Paskibraka Kecamatan Mandau. Ia berharap para generasi muda tersebut terus memperoleh dukungan dan penghargaan atas dedikasi yang telah diberikan. Ia juga mendorong agar mereka mendapatkan kesempatan mengikuti berbagai kegiatan yang dapat memperluas pengalaman, pengetahuan, dan wawasan.

Suasana acara berlangsung hangat dan penuh keakraban. Antusiasme masyarakat terlihat hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir. Malam penyerahan hadiah tersebut tidak hanya menjadi ajang apresiasi bagi para penerima penghargaan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi serta memperkokoh persatuan masyarakat dalam semangat peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.(Auzar)

Festival Sastra Melayu Riau ke-4: Menyelami Jejak Tradisi, Merajut Masa Depan Generasi


Ungkapfaktanews.id
ENGKALIS - Debur ombak di sepanjang pesisir Kabupaten Bengkalis tak sekadar menjadi latar alam biasa. Di Negeri Junjungan ini, gemuruh air laut berkelindan erat dengan alunan syair, detak pantun, dan tradisi lisan yang diwariskan secara turun-temurun. Kehangatan budaya itulah yang menghidupkan gelaran Festival Sastra Melayu Riau (FSMR) 2026.

​Digagas oleh komunitas Suku Seni Riau, festival tahunan yang memasuki edisi keempatnya ini tampil beda. Jika pada tahun-tahun sebelumnya selalu berpusat di Pekanbaru, kali ini Bengkalis dipilih menjadi tuan rumah. Langkah strategis ini diambil untuk menggugah kembali gairah sastra pesisir yang kaya akan kearifan lokal.

​Sejak bergulir pada 20 Agustus 2026, festival diisi dengan serangkaian kegiatan yang kental dengan nuansa tradisi Melayu, seperti lomba berzanji, pelatihan syair, hingga perhelatan unik lomba berbalas pantun antaran belanja.

​Puncak perhelatan ditutup secara khidmat melalui Seminar Sastra Pesisir yang dipusatkan di Lantai 3 Gedung Perpustakaan IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Seminar ini menghadirkan dua narasumber kunci, yakni Dr. Amrun Jarir, M.Ag. (Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi IAIN Datuk Laksemana Bengkalis) serta Musa Ismail, M.Pd. (sastrawan Riau sekaligus akademisi).

​Acara penutupan juga dihadiri oleh Plt. Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra Kemendikdasmen RI, Hidayat Widianto, M.Hum., serta Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau, Umi Kulsum, S.S., M.Hum.

​Ketua Suku Seni Riau, Marhalim Zaini, mengungkapkan alasan dipilihnya Bengkalis sebagai lokasi festival ini.

"Bengkalis adalah negeri pesisir yang kaya akan sastrawan dan budayawan. Kami ingin sastra pesisir kembali bergairah dan mendapat panggung yang layak di tanah kelahirannya sendiri," tegasnya.

​Wakil Bupati Bengkalis, H. Bagus Santoso, yang hadir langsung menutup acara, memberikan apresiasi mendalam atas inisiatif tersebut. Menurutnya, tema "Meneroka Sastra Pesisir" sangat selaras dengan identitas Bengkalis.

​"Kabupaten Bengkalis, yang lahir dan tumbuh di tepian laut, adalah negeri pesisir sejati. Di sini, sastra bukan sekadar tulisan di atas kertas, ia mengalir bersama deburan ombak, diwariskan dari mulut ke mulut di beranda rumah," ujar Wabup Bagus Santoso dalam sambutannya.

​Beliau juga menekankan pentingnya peran generasi muda dan para pegiat budaya dalam menjaga nyala api tradisi agar tidak padam digerus zaman.

​"Jangan biarkan kekayaan sastra pesisir ini hanya tersimpan dalam ingatan orang-orang tua. Angkatlah kembali, pelajarilah, tuliskanlah, dan sampaikanlah kepada anak cucu. Meneroka sastra pesisir berarti menjaga akar sekaligus membuka jalan ke depan agar identitas kita tetap utuh," pesannya.

​Pemerintah Kabupaten Bengkalis berkomitmen untuk terus mendukung setiap upaya pelestarian budaya. Penutupan FSMR 2026 ini diharapkan menjadi pemantik gagasan-gagasan baru agar karya sastra Melayu pesisir terus mengalir dan memberi kehidupan bagi generasi mendatang.(Auzar)

Upacara HUT Ke-81 RI , Sekda Bengkalis Tegaskan Semangat Kemerdekaan Harus Diterjemahkan dalam Pembangunan




Ungkapfaktanews.id
ENGKALIS – Pemerintah Kabupaten Bengkalis melaksanakan Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin 17 Agustus 2026,  pukul 07.30 WIB.

Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipusatkan di Halaman Kantor Bupati dan dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bengkalis, dr. Ersan Saputra TH, selaku inspektur upacara.

Peringatan HUT ke-81 RI tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan, tetapi juga menjadi refleksi bersama untuk melanjutkan perjuangan melalui pembangunan dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam amanatnya, Sekda Kabupaten Bengkalis menyampaikan bahwa semangat kemerdekaan harus terus dijaga dan diwujudkan melalui kerja nyata, persatuan, serta komitmen bersama dalam membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Peringatan Hari Kemerdekaan ini hendaknya tidak hanya kita maknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, meningkatkan pengabdian dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, perjuangan di era kemerdekaan saat ini memiliki tantangan yang berbeda. Jika para pahlawan terdahulu berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan, maka generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan dengan pembangunan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta berbagai inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Semangat para pejuang harus menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus bekerja, berkarya dan memberikan kontribusi terbaik. Kemerdekaan harus kita isi dengan pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Sekda Ersan juga mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan, memperkuat gotong royong serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.

“Di tengah berbagai dinamika dan tantangan yang kita hadapi, persatuan dan kebersamaan menjadi modal utama. Mari kita terus menjaga kondusivitas daerah dan bersama-sama membangun Kabupaten Bengkalis agar semakin maju, bermarwah dan sejahtera,” ajaknya.

Ia berharap momentum HUT ke-81 RI dapat membangkitkan semangat seluruh elemen masyarakat untuk berkontribusi sesuai bidang dan kemampuan masing-masing.

“Dirgahayu Republik Indonesia. Mari kita lanjutkan perjuangan para pahlawan dengan kerja nyata, semangat gotong royong dan pengabdian terbaik untuk negeri, khususnya untuk Kabupaten Bengkalis yang kita cintai, demi terwujudnya Bengkalis Bermarwah, Maju dan Sejahtera serta Unggul di Indonesia," pungkasnya.

Upacara kemudian diakhiri dengan doa dan penghormatan kepada para pahlawan sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengorbanan dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan tersebut diikuti jajaran pemerintah daerah, unsur Forkopimda, aparatur sipil negara (ASN), instansi vertikal, organisasi kemasyarakatan, serta peserta upacara lainnya.#Auzar

M. Arsya Fadillah Hadiri Yudisium STAI Habbulwathan Duri, Dorong Sarjana Berintegritas dan Berdampak




Ungkapfaktanews.id
Duri,  — Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, M. Arsya Fadillah, S.IP, hadir sekaligus menjadi narasumber dalam kegiatan Yudisium STAI Habbulwathan Duri yang dilaksanakan di Ballroom Surya Hotel Duri, Jum'at (21/08/26).

Dalam kesempatan tersebut, M. Arsya Fadillah menyampaikan materi dengan tema “Sarjana Berkemajuan, Berintegritas, Berdaya Saing dan Berdampak bagi Masyarakat.” Di hadapan para peserta yudisium, ia menekankan bahwa gelar sarjana bukan sekadar pencapaian akademik, tetapi juga merupakan tanggung jawab untuk memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat.

Menurutnya, seorang sarjana harus memiliki integritas sebagai landasan dalam pemikiran dan mengambil keputusan. Selain itu, kemampuan untuk terus berkembang, beradaptasi dengan perubahan zaman serta meningkatkan kompetensi menjadi bagian penting dalam menghadapi persaingan yang semakin terbuka.

“Sarjana tidak cukup hanya memiliki gelar. Yang lebih penting adalah bagaimana ilmu yang diperoleh dapat memberikan manfaat dan membawa perubahan positif bagi masyarakat,” ujar M. Arsya Fadillah.

Ia juga mengajak para lulusan STAI Habbulwathan Duri untuk tidak takut menghadapi tantangan setelah menyelesaikan pendidikan. Para lulusan diharapkan mampu menjadi generasi yang memiliki karakter kuat, kompeten, serta mampu melihat berbagai permasalahan di masyarakat sebagai peluang untuk menghadirkan solusi.

M. Arsya Fadillah menambahkan, dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki etika, tanggung jawab dan kepedulian sosial, jadilah sarjana yang berintegritas dalam setiap langkah, berdaya saing dalam perubahan dan yang paling penting mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Kegiatan yudisium tersebut menjadi momentum penting bagi para mahasiswa STAI Habbulwathan Duri yang telah menyelesaikan proses pendidikan. Kehadiran M. Arsya Fadillah sebagai narasumber diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus perspektif kepada para lulusan dalam mempersiapkan diri memasuki dunia profesional dan pengabdian kepada masyarakat.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada STAI Habbulwathan Duri yang terus berkomitmen mencetak generasi muda yang berpendidikan, berkarakter dan memiliki kepedulian terhadap kemajuan daerah.

Dengan bekal ilmu, integritas dan semangat untuk terus belajar, para lulusan diharapkan mampu menjadi bagian dari generasi yang membawa perubahan serta berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Bengkalis dan Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, M. Arsya Fadillah juga mengingatkan para lulusan agar tidak pernah melupakan jasa dan mengorbankan orang tua yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan mereka. Menurutnya, dibalik keberhasilan seorang sarjana, terdapat doa, dukungan, perjuangan dan pengorbanan orang tua yang tidak bernilai.

"Setinggi apa pun pendidikan dan pencapaian yang kita raih, jangan pernah melupakan jasa orang tua. Karena ada doa dan pengorbanan mereka di setiap langkah kita. Jadikan keberhasilan hari ini sebagai bentuk penghormatan dan kebanggaan untuk kedua orang tua," pesan Arsya.(Auzar)

HUT ke-81 RI: 929 Narapidana Lapas Bengkalis Terima Remisi, 16 Langsung Bebas Haliyun Naim







Ungkapfaktanews.id
ENGKALIS – Sebanyak 929 Warga Binaan Pemasyarakatan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis menerima Remisi Umum sempena peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pemberian remisi ini disampaikan Bupati Bengkalis, Hj. Kasmarni yang membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Agus Andrianto. Di Lapas Kelas II A Bengkalis. Senin. 17 Agustus 2026.

Berdasarkan data rekapitulasi Lapas Bengkalis per 17 Agustus 2026, total penghuni saat ini mencapai 1.931 orang, terdiri dari 1.201 Warga Binaan Pemasyarakatan dan 730 tahanan. Dari jumlah tersebut, 970 Warga Binaan Pemasyarakatan diusulkan karena memenuhi syarat. Setelah verifikasi, total 929 orang resmi disetujui menerima pengurangan masa hukuman.

Berikut rincian penerima remisi, Remisi Umum I sebanyak 907 orang (masih menjalani sisa masa tahanan). Remisi Umum II sebanyak 22 orang (langsung bebas/selesai masa pidana). Dari Remisi Umum II sebanyak 16 orang bebas langsung dan 6 orang masih menjalani subsider.

Untuk besaran pengurangan masa pidana 1 bulan sebanyak 77 orang, 2 Bulan 118 orang, 3 Bulan 288 orang, 4 Bulan 228 orang, 5 Bulan 187 orang, dan 6 Bulan 31 orang.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, lewat sambutan yang dibacakan Bupati Bengkalis menegaskan, bahwa remisi merupakan hak warga binaan yang diberikan tanpa diskriminasi. Syarat utamanya adalah perubahan perilaku, patuh tata tertib, dan aktif dalam program pembinaan.

"Remisi harus dipandang sebagai bagian dari proses reintegrasi sosial yang mempercepat kembalinya warga binaan menjadi SDM yang produktif, bukan beban masyarakat," tegas Agus.

Usai membacakan amanat Menteri, Bupati Kasmarni memberikan apresiasi khusus kepada perusahaan daerah PT Bumi Laksamana Jaya (BLJ). PT BLJ menyalurkan bantuan fasilitas air bersih untuk menunjang kebutuhan dasar di Lapas Kelas IIA Bengkalis.

Bantuan tersebut berupa satu unit sumur bor berkapasitas 8 ton per jam, 4 unit tangki air kapasitas 5.000 liter, serta 2 unit mesin pendorong (booster).

"Kolaborasi ini harus terus ditingkatkan sebagai contoh gotong royong membangun daerah," pungkas Kasmarni.

Hadir dalam kegiatan ini, Dandim 0303/Bengkalis Letkol Inf. Haris Nur Priatno, Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis Priyo Tri Laksono, Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis Dodi Wiraatmaja, Ketua Pengadilan Negeri Bengkalis Leny Lasminar, Danposal Pos Bengkalis Lettu Laut (PM) Irwan Nirwan Hastya, Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso, Sekda Bengkalis Ersan Saputra, TH, Pimpinan BLJ Herman, Ketua MUI Bengkalis Amrizal, Ketua Baznas Bengkalis Ismail.#Auzar