Sabtu, 15 Februari 2025

Advokat PWDPI Minta Kapolda Lampung Bongkar Mafia Tanah di Rawajitu Utara Sampai Keakar


MEDIA HARIAN BERITA TERKINI

Lampung- Tim Advokat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Provinsi Lampung, Neni Triani,SH dan Apriyan Sucipto,SH,MH, minta kepada Kapolda Lampung, Bongkar Mafia Tanah Rawa Jitu Utara, Kabupaten  Mesuji, Provinsi Lampung sampaii ke akar-akarnya.

Pasalnya, berdasarkan pengakuan sejumlah masyarakat bannyak  dugaan Pennyerobotan lahan yang dilakukan oleh sejumlah oknum baik masyarakat. Bahkan bukti kepemilikan  berupa sertifikat tidak  berlaku atau ibarat kata siapa yang kuat dia yang mendapatkan tanah diwilayah tersebut dengan mengatasnamakan tanah nenek moyang.

Hal ini disampaikan oleh, Neni Triani yang mendapat tugas dari DPP PWDPI usai mendampingi sejumlah warga yang melaporkan kejadian serupa di Polda Lampung pada Jum'at (14/2/2025).

"Saya minta kepada Kapolda Lampung agar mengusut para oknum mafia tanah yang telah sewenang-wenang  diduga Serobot serta merampas tanah milik masyarakat. Jika terbukti saya minta kepada aparat penegak hukum untuk memberikan sanksi yang seberat-beratnya,"tegasnya.

Neni juga mengatakan atas dasar surat kuasa dari DPP PWDPI dan pihak korban sengaja mendatangi Polda Lampung untuk memenuhi panggilan serta  mendampingi korban untuk dimintai keterangan sebagai pelapor.

"Alhamdulilah saya mengucapkan terimakasih kepada pihak pennyidik Polda Lampung yang telah menerima laporan dari pihak kami. Saya juga  memberikan apresiasi atas kinerja dari Kapolda Lampung yang telah memberikan pelayanan prima sebagai abdi masyarakat,"ujarnya.

Neni Triani menjelaskan, hampir sekitar empat jam pihaknya mendapingi Kleinnya untuk dimintai keterangan atas laporan dugaan Pennyerobotan lahan berupa sawah yang ada di Sungai Sidang, Kecamatan Rawa Jitu Utara, Kabupaten Mesuji.

"Empat orang Klein saya yakni,  Ashariah, Joko, Anisa Purnaria dan Muhammad Fadyan. Mereka ber-empat mengalami nasip serupa  yang mana lahan berupa sawah yang ada di Rawa Jitu Utara diduga diserobot oleh warga inisial (HK). Julah sawah  mereka yang diserobot masing-masing kurang lebih empat hektar,"ungkapnya.

Padahal masih kata Neni, Kleinnya memiliki bukti berupa sertifikat. Oleh karena itu lanjunya, saya berharap kepada Kapolda Lampung untuk mengusut kasus ini hingga tuntas.

"Saya juga menduga jika persoalan ini tidak menutup kemungkinan melibatkan sejumlah oknum hingga pihak BPN. Kok bisa bukti kepemilikan sertifikat tidak menjadi jaminan  bukti kepemilikan. Bahkan pihak kepala kampung setempat juga tidak kuasa mennyelesaikan persoalan ini. Ada apa dengan mereka,"pungkasnya.

Dikesempatan yang sama salah satu korban warga Rawa Jitu Utara, kabupaten setempat, Joko saat dikonfirmasi mengatakan, Jika pihaknya membeli tanah melalui Mujiono yang mengaku mendapat mandat dari seseorang.

"Kami bertiga membeli tanah kepada pak Mujiono yang dapat mandat dari seseorang. Namun tanah tersebut hingga saat ini belum bisa kami garab dan miliki. Pasalnya kata pihak penjual yakni, Mujiono tanah yang kami beli telah diserobot oleh (HK),"katany.

Oleh karena itu kata Joko dirinya serta tiga orang lainnya, minta bantuan hukum kepada DPP PWDPI, untuk mengurus hak mereka yang kami beli dengan uang jerih payah  mereka.

"Kami ini orang susah pak. Untuk makan aja susah. Kami beli sawah itu dari hasil kami menabung sedikit sedikit. Mangkanya saya minta kasus ini untuk dilaporkan keaparat penegak hukum. Kami pernah  dua kali dimediasi oleh pak lurah serta Babinsa namun pihak pennyerobot tidak ada itikat baik,"pungkasnya.(Tim Media PWDPI)

Minggu, 09 Februari 2025

Polda Lampung Lakukan Lidik Laporan Ketum PWDPI Dugaan Pennyerobotan Tanah




MEDIA HARIAN BRITA TERKINI
Bandar Lampung- Dugaan Pennyerobotan Tanah oleh (Hk), warga RK/RW 10/03, Desa Panggung Jaya, Kecamatan Rawajitu Utara, Kabupaten Mesuji, masuk tahab pennyelidikan oleh pihak Polda Lampung.

Hal ini disampaikan oleh, Andre anggota  Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum), Polda Lampung, pada Selasa (4/2/2025).

"Untuk Pengaduan bapak sudah kami limpahkan penanganannya di subdit 2 Harda untuk, pennyelidikan (Lidik) lebih lanjut,"ujarnya melalui pesan singkat.

Andre minta agar cari bukti-bukti lain yang kuat untuk melengkapi pengaduan dugaan Pennyerobotan tanah oleh (Hk). 

"Untuk bukti semua nya ini pak untuk yang vidio kalau bisa di pindahkan ke flashdisk dan untuk foto di print saja pak biar nanti dikasihkan ke penyidik yang memegang perkara bapak,"tegasnya.

Terpisah, Ketua Umum, Dewan Pimpinan Pusat, Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (Ketum DPP PWDPI),M.Nurullah RS, saat dimintai tanggapan terkait masalah tersebut mengatakan, jika kasus dugaan Pennyerobotan tanah yang ada di Rawa Jitu Utara ini sangat menarik. Tidak menutup kemungkinan bannyak oknum yang terlibat kasus tersebut.

"Kasus ini sangat menarik, sepertinya bannyak oknum yang terlibat setelah dilakukan investigasi.Sepertinya didaerah itu seperti masih berlaku hukum rimba. Siapa yang kuat dia yang dapat tanah luas. Bahkan untuk ukuran bukti kepemilikan tanah berupa sertifikat nyaris tidak berlaku,"ungkapnya.

Ketum PWDPI juga minta kepada Polda Lampung agar mengusut tuntas kasus tersebut. Jika sudah cukup bukti pihaknya minta oknum pelaku segera ditetapkan sebagai tersangka agar memberikan efek jera yang lainnya.

"Saya minta jika sudah cukup bukti dan bersalah, kiranya Kapolda Lampung segera tetapkan Hk sebagai tersangka,"ujarnya.

Ketum PWDPI juga minta kepada Polda Lampung agar memeriksa juga pihak perantara  penjual yakni, Muji. Pasalnya berdasarkan data serta keterangan yang dihimpun oleh awak media, Muji menjual sawah diduga tidak bertanggungjawab. 

"Bahkan  saat dimintai bukti jual beli serta kwitansi pak Muji enggan memberikan kepada pihak pembeli atau korban,"pungkasnya.(Tim).

Selasa, 04 Februari 2025

Ketum PWDPI Minta KPK Bongkar Dugaan Korupsi Subsidi Enerji 386 Triliun Per Tahun


Media Harian Berita Terkini
Jakarta-Ketua Umum (Ketum), Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI), M.Nurullah RS, mengatakan sudah saatnya,  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bongkar dugaan korupsi subsidi energi setiap tahun yang digelontorkan pemerintah pusat sebesar Rp 386 Triliun lebih.

"Seperti yang lagi hangat dan viral diperbincangkan oleh masyarakat terkait masalah elpiji 3 kg diberbagai daerah terus naik hingga mencapai Rp20 hingga Rp24 ribu,"ujar Ketum PWDPI, pada Rabu (5/2/2025).

Padahal masih Kata Ketum PWDPI, harga eceran tertinggi (HET), pemerintah pusat telah menentukan besaran harga elpiji 3 kg Hannya Rp 12.750. "pemerintah telah berikan subsidi harga elpiji 3 kg sebesar Rp 30.000 pertahung,"ungkapnya.

Menurut Ketum PWDPI, bukan hanya kebocoran subsidi elpiji saja, namun diduga bannyak oknum pengusaha maupun oknum pertamina telah meraup keuntungan besar  mencapai triliunan dari penjualan gas elpiji bersubsidi  pada masyarakat.

"Bayangkan jika para oknum pengusaha dan pejabat pertamina ngambil untung per tabung 3 kg mencapai Rp6-7 ribu pertabung berapa triliun selama ini keuntungan para oknum  untung memperkaya diri,"tegas Nurullah.

Oleh karena itu Ketum PWDPI mendesak KPK serta aparat penegak hukum terkait segera audit dan usut kasus ini hingga tuntas demi mendukung program Presiden Prabowo.

Terpisah, dilansir dari halaman Kompas.com, Pada Kamis (30/1/2025), Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa harga gas elpiji 3 kilogram (kg) semestinya hanya Rp 12.750 per tabung.

Dia menjelaskan, Pemerintah telah memberikan subsidi sebesar Rp 30.000 per tabung, sehingga harga elpiji 3 kg di pasaran semestinya hanya Rp 12.750. Sebab, tanpa subsidi, harga asli elpiji 3 kg adalah Rp 42.750 per tabung. 

"Manfaat APBN yang langsung dinikmati oleh masyarakat termasuk harga BBM, elpiji, listrik, dan pupuk yang lebih terjangkau karena subsidi pemerintah," ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN 2024 di Jakarta, Senin (6/1/2025).

Dia menambahkan, Total anggaran subsidi energi yang disalurkan pemerintah selama tahun 2024 mencapai Rp 386,9 Triliun.

Meski sudah mendapatkan subsidi sebesar Rp 30.000 dari pemerintah, faktanya harga elpiji 3 kg di bebagai daerah terus naik, bahkan menembus angka Rp 20.000 per tabung.(Tim).

Minggu, 19 Januari 2025

Amuri Geram, Minta Polres Tuba Panggil dan Periksa Oknum Kepala Sekolah Pemberi Suap

 
Haitian Benita Terkini
Bandar Lampung | Pemimpin Redaksi sekaligus owner dari Media Tinta Informasi merasa geram dan tidak terima adanya oknum yang mencatut nama medianya untuk melakukan suap menyuap atas kasus dugaan perselingkuhan oknum guru honorer yang terjadi di kampung Wonorejo, kecamatan Penawar Aji, Kabupaten Tulang Bawang, beberapa waktu yang lalu. 

Diketahui sebelumnya, heboh dibeberapa Media online bahwa warga memergoki oknum guru honorer lagi asyik endehoy di kebun sawit pada malam hari dengan seorang pria yang telah beristri. 

Oknum guru honorer tersebut bernama Widi, yang tidak lain adalah anak kandung kepala SDN 1 Karya Makmur tempat guru honorer tersebut mengajar. 

Dari pemberitaan di media tersebut, oknum kepala sekolah tersebut menghubungi wartawan yang memberitakan untuk mencari solusi agar masalah perselingkuhan itu tidak diperpanjang, dengan cara akan memberikan sejumlah uang namun ditolak oleh wartawan yang memberitakan. 

Naas nya, selang berapa waktu ada orang yang tidak dikenal menghubungi oknum kepala sekolah tersebut dan mengaku sebagai pimpinan media tinta informasi, dan meminta sejumlah uang jika berita itu ingin dihapus dan tidak diperpanjang. 

Dan dari hasil komunikasi kedua belah pihak, maka oknum kepala sekolah tersebut mentransfer uang sebesar Rp 2,5 juta, kepada orang yang tidak dikenal tersebut. 

Dengan pencatutan dan mengaku sebagai pimpinan Redaksi media tinta tersebut, Amuri selaku Owner sekaligus pemimpin Redaksi media tinta informasi tidak terima karena telah merusak nama baik media tinta informasi dan merusak marwah wartawan. 

Untuk itu, Amuri mengambil langkah hukum dengan melaporkan orang yang mengaku pimpinan media tinta itu ke polres tulang bawang. 

Untuk itu, Amuri meminta polres Tulang Bawang meminta pihak polres untuk memanggil dan memeriksa oknum kepala sekolah tersebut, karena dia telah melakukan tindak pidana penyuapan. 

"Gara-gara ulah oknum kepala sekolah itu melakukan penyuapan untuk menutupi kasus akhirnya mencemarkan nama baik media tinta informasi," ujar Amuri kepada awak media, Minggu, (18/01/2025) 

Untuk itu Amuri meminta polres Tulang Bawang untuk dapat memangil oknum kepala sekolah tersebut. 

"Saya selaku pemilik media berharap kepada pihak polres tulang bawang melakukan pemanggilan terhadap oknum kepala sekolah tersebut agar dapat keterangan yg jelas.sebab kalau sudah memberikan suap berarti salah dua2nya harus di proses menerima dan memberi." Tandas Amuri. 

Secara hukum, definisi suap menurut undang-undang dapat ditemukan di dalam Pasal 2 dan Pasal 3 UU 11/1980 yang berbunyi sebagai berikut:

Pasal 2

Barangsiapa memberi atau menjanjikan sesuatu kepada seseorang dengan maksud untuk membujuk supaya orang itu berbuat sesuatu atau tidak berbuat sesuatu dalam tugasnya, yang berlawanan dengan kewenangan atau kewajibannya yang menyangkut kepentingan umum, dipidana karena memberi suap dengan pidana penjara selama-lamanya 5 (lima) tahun dan denda sebanyak-banyaknya Rp.15.000.000,- (lima belas juta rupiah)

Sabtu, 18 Januari 2025

Meski Diguyur Hujan, Kapolres Lampung Tengah Meninjau Langsung Lokasi Banjir Berikan Bantuan Sosial

 
Harian Berita Terkini
Lampung Tengah - Meskipun diguyur hujan, Kapolres Lampung Tengah, Polda Lampung AKBP Andik Purnomo Sigit, S.H., S.I.K., M.M tetap melakukan peninjauan langsung ke lokasi yang terdampak banjir, tepatnya di Dsn. 1 Kp. Sinar Banten Kec. Bekri Kab. Lampung Tengah, Sabtu (18/1/25) pukul 15.00 WIB.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolres bersama para PJU, Bhayangkari, Kapolsek Gunung Sugih, Bhabinkamtibmas serta Bhabinsa juga turut memberikan bantuan sosial berupa sembako, kepada puluhan warga yang terdampak. 
Meski kondisi cuaca yang buruk, Kapolres tidak merasa gentar untuk terjun langsung ke lapangan. 

Dengan menaiki perahu karet, Kapolres menyusuri lokasi bencana serta langsung memberikan bantuan sembako dari atas perahu karet tersebut.

Dalam wawancara singkatnya, AKBP Andik menyampaikan bahwa TNI-Polri sebagai pelayan masyarakat, harus selalu berada di tengah- tengah mereka dalam kondisi apapun. 

"Hujan deras bukan menjadi halangan bagi kami untuk terus membantu warga yang mengalami musibah akibat bencana alam," kata Kapolres.

“Selain bantuan sembako dan kebutuhan mendesak lainnya, kami juga akan berkordinasi dengan pemerintah daerah dan lembaga kemanusiaan lainnya, untuk memastikan korban banjir mendapatkan perawatan medis dan tempat pengungsian yang aman,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Lampung Tengah juga mengimbau kepada masyarakat terhadap potensi bencana alam yang dapat terjadi kapan saja. 

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa waspada, terutama saat musim hujan seperti sekarang. Pastikan rumah dan lingkungan sekitar terjaga, dan jika air mulai meningkat, segera evakuasi ke tempat yang lebih tinggi dan aman,” imbaunya.

Kapolres Lampung Tengah menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi dan memberikan segala bentuk bantuan yang dibutuhkan oleh warga.

Ia pun meminta masyarakat untuk tidak panik dan selalu mengutamakan keselamatan.

Sementara itu, Kepala Kampung Sinar Banten, Haryadi yang turut serta dalam peninjauan tersebut, mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Kapolres Lampung Tengah beserta jajaran. 

“Kami mewakili masyarakat Sinar Banten sangat berterima kasih atas kehadiran Bapak Kapolres di tengah-tengah masyarakat. Bantuan yang diberikan tersebut sangat bermanfaat bagi warga kami yang saat ini tengah menghadapi kesulitan akibat bencana banjir,” demikian pungkasnya. (Humas LT)

Rabu, 15 Januari 2025

Dewan Pembina LSM MAUNG Minta Gubernur dan Bupati Terpilih Perhatikan Akses Jalan Dr Mochammad Hatta Yang Rusak dan Gelap Gulita di Malam Hari


Harian Berita Terkini
KUBU RAYA//KALBAR - Dewan Pembina Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Monitor Apatur Untuk Negara dan Golongan (MAUNG), Syarief Achmad BI meminta kepada Gubernur Kalimantan Barat Terpilih H Ria Norsan Dan Bupati Kabupaten Kubu Raya terpilih H Sujiwo. Untuk menaruh perhatian serius pada akses jalan Dr Mochammad Hatta yang terletak di Desa Rengas Kapuas Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat.

Pasalnya, akses jalan  menuju kantor 
Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) tersebut,mulai dari simpang tiga hingga seterusnya hancur dan berlubang. 

"kondisi jalan Dr Muhammad Hatta dari simpang tiga sekitar dua kilo meter yang bergelombang,penuh bebatuan dan berlubang sehingga ketika diguyur hujan jalan ini ibarat bubur air yang sulit dilewati" Tuturnya Kamis (16/01/25).

Akses jalan yang diberi nama pahlawan nasional itu, jika dimalam hari gelap gulita dan rawan kejahatan karena kurangnya lampu penerangan dan rawan rusak lagi meskipun sudah diperbaiki .

" setiap hari kerap dilalui truck pengangkut pasir yang bersumber dari salah satu perusahan tambang pasir dan kalau malam hari gelap gulita , rawan pak "  Lanjut syarif ahmad

Selain itu,  meskipun jaraknya hanya beberapa kilo meter dari kota pontianak sampai saat ini belum ada sarana air bersih dari PDAM untuk masyarakat setempat.

"Masalah air bersihpun belum diperhatikan pak,hingga masyarakat harus rela menggunakan air seadanya,seperti air parit,air hujan dan gorong gorong pak"  bebernya

la berharap, dengan kepemimpinan Gubernur dan Bupati yang baru terpilih ini semua hal yang disampaikan bisa segera terearilasi.

“Harapan kami sebagai kontrol sosial masyarakat, tolong perhatikan masalah ini karena jalan rusak dan air bersih berpengaruh pada perkembangan ekonomi di sana,” Urai Syarif mengakhiri

(Red/Tim)

Sumber : DPP LSM MAUNG

Sabtu, 11 Januari 2025

Ratusan Rumah di Pesisir Barat Terendam Banjir Imbas Sungai Way Laay Meluap

 
Media Harian Berita Terkini
Lampung – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pesisir Barat pada Jumat (10/1/2025) menyebabkan Sungai Way Laay meluap. Akibatnya merendam ratusan rumah di Kecamatan Karya Penggawa. 

Air mulai memasuki pemukiman warga sekitar pukul 18.30 WIB, memicu kepanikan di tiga pekon yang terdampak.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik mengonfirmasi bahwa banjir terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi sejak pagi hari. "Air yang masuk ke pemukiman warga ini berasal dari luapan Sungai Way Laay," ujar Alsyahendra pada Sabtu (11/1/2025).

Ia menambahkan bahwa meski banjir merendam ratusan rumah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerusakan pada perabotan rumah tangga warga cukup signifikan, dan beberapa warga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat mereka.

"Kami bersyukur tidak ada korban jiwa. Tetapi, banyak warga yang kehilangan barang-barang berharga mereka. Saat ini, tim kami sedang melakukan pendataan untuk mengetahui jumlah pasti rumah yang terdampak," jelasnya.

Selain melakukan pendataan, petugas bersama warga setempat telah berjaga dan berpatroli untuk memantau rumah-rumah kosong yang ditinggal pemiliknya mengungsi.

Kondisi banjir dilaporkan mulai surut pada Sabtu pagi. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan, mengingat hujan masih berpotensi turun di wilayah tersebut.

Pihak berwenang kini tengah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memberikan bantuan kepada warga yang terdampak. Bantuan logistik dan kebutuhan mendesak lainnya diharapkan segera tiba di lokasi bencana. (*)

KABIDHUMAS POLDA LAMPUNG 
Kombes Pol Umi Fadilah Astuti S.Sos.s.I.k.M.Si.
Email: humaspoldalampung@gmal.com 
FB:humas_poldalampung
IG:@humas_poldalampung

Jumat, 10 Januari 2025

Sigap Cek Kondisi Proyek Bermasalah, DPP KWIP Apresiasi Kinerja Ketua DPRD Lampung Utara

 

Harian Berita Terkini
Lampung Utara - Atas beberapa persoalan di kabupaten Lampung Utara, seperti persoalan pembangunan insfratruktur yakni proyek yang dikerjakan pihak ketiga, atas kualitas yang kerap kali menjadi temukan. DPP KWIP apresiasi ketua DPRD Yusrizal ST. Jum,at (10/01/2025).


Melalui Sekertaris Jenderal (Sekjen) dewan pimpinan pusat (DPP) Komite Wartawan Indonesia Perjuangan (KWIP) Fran Klin D, menyampaikan apresiasi kepada ketua DPRD dan Komisi yang membidangi.

Hal itu lantaran, ia menilai di beberapa moment yang tengah terjadi di kabupaten Lampung Utara, seperti keluhan masyarakat mengenai kondisi kualitas yang asal-asalan atas pembangunan yang di kerjakan oleh pihak rekanan, Yusrizal ST dan timnya sebagai wakil rakyat turun langsung melihat keluhan dan laporan masyarakat.


"Kinerja wakil rakyat yang seperti ini, yang di harapkan masyarakat, bukan hanya duduk santai di kursi jabatan saja, namun dia langsung sigap turun ke lokasi yang di keluhkan" kata Fran, penggiat kontrol yang juga tengah mempersiapkan jenjang Madya di dunia jurnalistik pada sejumlah wartawan.


Namun, lanjut Fran. Kami yang kebetulan DPP KWIP ini berada di kabupaten Lampung Utara, selain mengapresiasi kawan-kawan wakil rakyat di DPRD, kami juga mensuport tindak lanjut yang akan di ambil, pada pihak-pihak yang curang dan terlibat atas pembangunan-pembanguan yang di nilai merugikan pemerintahan dan masyarakat.


"Bila perlu adanya sanksi kepada pihak yang terkait, atas kerap kali di temukannya pekerjaan asal jadi di kabupaten yang kita cintai ini.

Karena, bila tidak di berikan sanksi, maka para oknum kontraktor bahkan oknum di dinas terkait, tidak menutup kemungkinan akan mengulangi hal serupa.

Bila perlu, rekomendasikan ke aparat penegak hukum, agar kerugian pemerintah dapat di minimalisir" ujar Sekjen DPP KWIP itu.


Sementara di ketahui, secara kasatmata bukan hanya katanya atau sekedar informasi hoax, Yusrizal ST ketua DPRD Lampung Utara bersama beberapa anggota dewan lainnya. Kerap kali membuktikan langsung di lapangan, atas proyek yang bermasalah mengenai kualitas hasil pekerjaan oleh rekanan. (Tim KWIP)

Kapolda Lampung Siap Dukung Kepemimpinan dan Kebijakan Gubernur-Wakil Gubernur Terpilih

 
Harian Berita Terkini
Bandar Lampung - Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika bersama Forkopimda Provinsi Lampung  mendukung kepemimpinan dan program kebijakan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Rahmat Mirzani Djausal-Jihan Nurlela. Hal ini disampaikan pada acara silaturahmi Forkopimda Provinsi Lampung dengan Gubernur-Wakil Gubernur yang di inisiasi oleh Kapolda Lampung.

Menurut Kapolda Helmy, sinergitas pimpinan antar instansi amat penting guna meningkatkan laju roda perekonomian dan pembangunan di Provinsi Lampung. 

"Forkopimda Provinsi Lampung siap mendukung penuh apa yang diprogramkan oleh gubernur dan wagub dalam menjalankan roda pemerintahan di provinsi Lampung," ujarnya saat kegiatan silahturahmi di Mapolda Lampung, Jumat (10/1/2024). 

Kata Helmy, sinergitas tersebut wajib dijalankan bersama-sama demi mencapai peningkatan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Lampung.

"Apabila terdapat program-program yang selaras ini dengan program pemerintah daerah harus disampaikan, hal ini agar dapat disinergikan antara program pemerintah dan instansi terkait di Lampung," katanya.

Lebih lanjut Helmy turut menyampaikan  untuk bersama mensukseskan program kebijakan pemerintah yang telah disusun sebaik-baiknya untuk membawa lompatan pembangunan yang berdampak pada kesejahteraan  masyarakat.

“Mari kita bergandeng tangan, saling merangkul, dan dukung kebijakan-kebijakan pak gubernur dan ibu wakil gubernur yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat Lampung,” imbuh dia.

Lanjut dukungan politik sejatinya tidak harus membebani gubernur dan wakil gubernur, melainkan memberikan kebebasan bagi keduanya untuk memimpin dengan fokus pada kemajuan daerah.

Sehingga diharapkan semua pihak termasuk partai politik bisa bersama-sama menjalankan program-program yang memiliki keberpihakan terhadap kesejahteraan rakyat.

"Kita harus yakin dan tetap bergandengan tangan membawa Provinsi Lampung menjadi bagian dari Indonesia Emas 2045," tandas jenderal bintang dua tersebut.

KABIDHUMAS POLDA LAMPUNG 
Kombes Pol Umi Fadilah Astuti S.Sos.s.I.k.M.Si.
Email: humaspoldalampung@gmal.com 
FB:humas_poldalampung
IG:@humas_poldalampung

Kamis, 09 Januari 2025

Ungkap Kasus Pelaku Curas Sadis, Kapolres Lampung Tengah Gelar Konferensi Pers

 
Harian Berita Terkini
Lampung Tengah - Polres Lampung Tengah merilis dua tersangka pencurian dengan kekerasan (curas) sadis yang merobek punggung korbannya hingga terkapar di Lampung Tengah.

Kapolres Lampung Tengah, Polda Lampung AKBP Andik Purnomo Sigit, S.H., S.I.K., M.M mengatakan, kedua tersangka yang berhasil ditangkap adalah AND (23) dan BGS (24) asal Kampung Terbanggi Agung, Kecamatan Gunung Sugih, Lampung Tengah.

Kapolres mengatakan, kedua tersangka secara sadar melakukan aksi tersebut mulai dari aksi pengeroyokan, penusukan, dan merampas 1 unit sepeda motor korban dengan TKP di persimpangan Depan Jln Dusun Tani Maju, Kampung Bumi Ratu, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Kabupaten Lampung Tengah, pada Sabtu (28/12/24) pukul 16.30 WIB.

"Salah satu tersangka bernama BGS adalah residivis atas kasus yang sama. Kedua tersangka melakukan aksi curas tersebut secara sadar (tanpa pengaruh alkohol dan narkoba)," kata Kapolres kepada awak media. Kamis (9/1/25).

Sementara, kata Kapolres, korbannya adalah Dimas Widiyatmoko (26) seorang mahasiswa asal Kampung Tulung Kakan, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Kabupaten Lampung Tengah.

Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan 1 unit sepeda motor merk Honda Beat warna biru dengan Nopol BE 2564 GAI dan mengalami luka lebam pada kepala dan badan akibat pengeroyokan serta luka robek pada bagian punggung akibat senjata tajam jenis badik.

"Kini, korban sedang menjalani pemulihan akibat luka yang dideritanya," ungkapnya.

Dikatakan Kapolres bahwa Tekab 308 Polres Lampung Tengah saat ini sedang melakukan pengembangan kasus untuk memburu 2 tersangka lain yang masih melarikan diri.

Adapun pasal yang dikenakan untuk 2 tersangka yakni pasal 365 KUHPidana tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan.

"Kedua tersangka diancam hukuman kurungan penjara selama 9 tahun," pungkasnya. (Humas LT)

Dengan Program Binrohtal, Kapolres Lampung Utara Bentuk Karakter Anggota Yang Beriman dan Bertanggungjawab

 
Harian Berita Terkini
Lampung Utara - Guna membentuk karakter anggota yang beriman dan bertanggungjawab, Polres Lampung Utara menggelar pengajian pembinaan rohani dan mental di Masjid Al-Fachri Mapolres setempat, Kamis (9/1/25). 

Pengajian tersebut di hadiri oleh Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, Pejabat Utama, personel, ASN dan Bhayangkari Polres Lampung Utara dengan menghadirkan penceramah. 

Dalam kesempatan ini Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan mengatakan, syukur alhamdulillah pagii ini kita bisa melaksanakan kegiatan binrohtal, salah satu tujuan kegiatan ini adalah bagaimana kita bisa membentuk karakter anggota yang beriman dan bertanggungjawab dalam menjalankan tugas. 

"Kita sebagai anggota polisi mempunyai tugas salah satu diantaranya memberikan perlindungan pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat, jadilah polisi yang baik, bertanggung jawab berintegritas jujur dan beriman," kata Kapolres. 

Selain itu dengan adanya kegiatan pagi hari ini paling tidak bisa membuat rekan rekan yang belum baik bisa menjadi lebih baik lagi kedepannya dalam menjadi anggota Polri. 

"Semoga dengan rutin di gelarnya giat Binrohtal ini, personel Polres Lampung Utara menjadi personel yang bisa menjadi tauladan bagi rekan yang lain dan masyarakat di sekitar tempat tinggalnya," ujarnya. (*)

INDIKASI PENJUALAN ASED DESA RANTETANGNGA,YANG MARAK DI MEDYA SOSIAL DAN DIBERITAKAN BEBERAPA MEDYA TERNYATA HOAX


Mamasa, HARIAN BERITA TERKINI
Diketahui beberapa hari yang lalu Amos kariwangan sebagai Kepala Desa Rantetangnga,Kec.Tawalian marak jadi perbincangan publik dikarenakan ada indikasi menjual Ased desanya,berupa bantuan turbin dan penggilingan padi dari profinsi pada thn 2010 yang silam, yang telah di laporkan oleh operator alat yang di maksudkan, tidaklah benar alias Hoax. sehingga keluarga besar kepala desa rantetangnga tidak terima dengan tuduhan telah menjual ased desanya lalu keluarga besar mengadakan pertemuan untuk menyikapi tentang kejadian yang dituduhkannya, dan keluarga menyepakati untuk memanggil si pelapor dlm hal ini operataor dan beberapa yang lainnya,dan hasil pembicaraan yang sipelapor dan atau pemberi informasi tidak benar kepada sala satu wartawan,

Oknum tersebut telah mengaku salah dan meminta maaf, kepada keluarga terkhusus kepada kepala desa rantetangnga( Amos kariwangan) bahwa memang informasi yang saya sampaikan itu tdk ada kebenarannya sehingga kedatangan saya saat ini datang meminta maaf yang se dalam-dalamnya atas segala kekeliruan saya, sekali lagi mohon dimaafkan. Ungkapnya.

 

Lanjut pihak keluarga mengatakan bahwa sesuai kesepakatan kelurga menenerimanya dengan catatan bahwa ini adalah menjadi pelajaran bagi kita semua agar kedepan bila ada org yg datang untuk konfirmasi dlm desa supaya kita memberikan informasi yg benar dan dapat dipertanggung jawabkan demi dan untuk kita semua ,sehingga wartawan Mitra Nasional membenarkan tentang kejadian ini setelah mendengar langsung pemaparan dari kepala desa rantetangnga,bersamaan dengan rekamannya dan dlm rekaman tersebut jelas2 dikatakan bahwa penjualan barang yg dimaksudkan tidak ada keterlibatan kepala desa rantetangnga,karena pada waktu itu Amos kariwangan belum menjadi kepala desa waktu datang bantuan yg dimaksudkan bahkan kepala desa Rantetangnga juga mengatakan bagaimana mungkin sy yg menjual aset itu karena belum ada juga diseraterimakan ke desa rantetangnga.tuturnya.

Lanjut kades rantetangnga mengatakan terimakasih kepada operator yg telah mengakui kesalahannya,sehingga kita sebagai manusia tentu menerimanya dgn hati yg thulus,karena ini adalah bagian dari keluarga juga,semoga menjadi pelajaran yang berharga untuk kita semua.Pungkasnya.

(MarthInus)


Warga Kabupaten Mamasa Kecewa Kepada Pihak BPJS-Serta Pihak Pemkab Mamasa Terkait Kartu BPJS Non Aktif di tahun 2025


HARIAN BERITA TERKINI-Mamasa 
dengan sebuah kejadian yang dialami seorang wartawan Mitra Nasional berinisial MT datang berobat di sebuah rumah sakit swasta yaitu di rumah sakit Banua mamase di kabupaten. Mamasa pada tgl 8 Januari th 2025. Tidak dilayani karena BPJS tidak aktif. 

MT. Saat di konfirmasi mengatakan , saya ingin berobat di rumah sakit Banua Mamase batal berobat karna dengan menggunakan BPJS saat di cek kartu BPJS-nya di komputer sudah tidak berlaku lagi."ungkapnya. 9 januari 2025.


Tambah MT,  Bpjs saya setau saya aktif dan saya selalu membayar nya sesuai dengan aturan Yang ada.  Entah apa Yang terjadi bisa seperti itu.  Kemungkinan ini kelalaian dari pihak Pemerintah kabupaten / Provinsi dan pihak Bpjs nya . Karena semua kartu Bpjs Masyarakat di kabupaten Mamasa setelah digunakan untuk berobat di rumah sakit ketika di cek di komputer kartu tidak aktif lagi.  Padahal masyrakat selalu membayar tagihan BPJS tersebut.  Entah apa kendalanya bisa seperti itu .dan kejadian Yang menimpa saya atas kartu BPJS ini,  pada saat itu beberapa orang warga sekitar Yang berobat ditempat rumah sakit Yang sama.  Mereka mengalami tidak bisa berobat dikarenakan kartu BPJS tidak aktif juga sama seperti saya, setelah di cek komputer ditempat rumah sakit tersebut."Tegasnya. 


"Sangat disayangkan dan merasa kecewa Marthinus , dan berapa warga lainya tidak bisa berobat dikarenakan Krtu BPJS nya tidak aktif lagi. Karna dengan kejadian itu pihak rumah sakitpun tidak ada solusi sama sekali untuk bantu saya dan beverpa warga sekitar agar supaya bisa betobat. 

 Setelah dicek dikomputer kartu BPJS tidak aktif lagi dari 1 januari th 2025. Atas kejadian tersebut Marthinus dan warga lainya tidak bisa berobat.  Merasa Kecewa dengan Pihak dari BPJS.  Dan Pemerintah di kabupaten Mamasa.  

Atas kejadian ini saya Marthinus warga dari Kabupaten Mamasa sekali gus selaku wartawan di media Mitra Nasional,  akan menelusuri atas kejadian tersebut.  Dan berharap kepada Pihak BPJS, dan pihak Pemerintahan Yang terkait agar bisa berkordinasi dan menelusuri permasalahan tersebut agar warga bisa menggunakan kartu BPJS nya lagi seperti semula." Tegas Marthinus. 

(Nurdin)